Analisis Yuridis Praktik Predatory Pricing oleh Pedagang Asing dalam Cross-Border E-Commerce Terhadap Ancaman Keberlangsungan UMKM Lokal di Indonesia

Authors

  • Dinar Aura Suryaputri Universitas Pakuan
  • Wida Vidi Valentine Sirait Universitas Pakuan
  • Davina Aulia Zahra Universitas Pakuan
  • Farahdinny Siswajanthy Universitas Pakuan

DOI:

https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.617

Keywords:

Predatory Pricing; E-Commerce Lintas Batas; Perlindungan Hukum UMKM

Abstract

Gejala predatory pricing oleh pedagang asing dalam cross-border e-commerce menjadi ancaman eksistensial bagi UMKM lokal Indonesia, dengan kemerosotan omzet hingga 50 persen dan banyak pelaku usaha terpaksa tutup akibat tekanan harga tidak sehat, kondisi mengkhawatirkan mengingat UMKM menyerap 97% tenaga kerja nasional, akibatnya eliminasi UMKM berpotensi menaikkan pengangguran dan ketimpangan ekonomi. Riset yuridis-normatif ini mengkaji perbandingan dengan Thailand yang menerapkan Local Content Requirement dan "Thailand 4.0", akan tetapi menemukan akses UMKM ke cara kerja pengaduan KPPU dan Kemendag masih terbatas dengan responsivitas lembaga belum terbaik, serta program pemberdayaan UMKM untuk kapasitas teknologi dan akses modal belum berdaya guna akibat keterbatasan anggaran dan koordinasi lintas sektor. Kajian UU No. 5 Tahun 1999 memperlihatkan meskipun predatory pricing dilarang dalam Pasal 20, penegakan hukum terhadap pelaku asing dalam cross-border e-commerce menghadapi tantangan yurisdiksi, sehingga penelitian merekomendasikan penguatan regulasi untuk melindungi keberlangsungan UMKM lokal.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Suryaputri, D. A., Valentine Sirait, W. V., Zahra, D. A., & Siswajanthy, F. (2026). Analisis Yuridis Praktik Predatory Pricing oleh Pedagang Asing dalam Cross-Border E-Commerce Terhadap Ancaman Keberlangsungan UMKM Lokal di Indonesia. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 4(2), 4092–4109. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.617