Analisis Nilai Perusahaan Tambang Batubara di BEI: Dampak Efektivitas Aset, GCG, dan CSR dengan Moderasi Inflasi
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.618Keywords:
Efektivitas Aset, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial, Dewan Komisaris, Komite Audit, Corporate Social Responsibility, Nilai Perusahaan, Inflasi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aset, implementasi good corporate governance, corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan pada perusahaan tambang yang terdaftar di bursa efek indonesia dengan inflasi sebagai variabel moderasi yang terdaftar pada periode 2020-2022. Pengukuran Nilai Perusahaan menggunakan Price to Book Value (PBV). Populasi penelitian ini menggunakan data perusahaan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2022 yang berjumlah 41 perusahaan tambang. Pemilihan sampel melalui metode purposive sampling. Terdapat 34 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian sehingga data penelitian berjumlah 102. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Aset (Return On Asset), Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial, Dewan Komisaris, Komite Audit, Corporate Social Responsibility (CSR) dan Inflasi dapat memoderasi Efektivitas Aset (Return On Asset), Kepemilikan Institusional, dan Dewan Komisaris terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan, Kepemilikan Manajerial dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan tidak dapat di moderasi dengan Inflasi.













