Pengaruh Social Media Interaction, Customer Brand Engagement, Brand Awareness, dan Brand Image terhadap Purchase Intention: Studi pada Monsieur Spoon Crom Boloni
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.619Keywords:
minat beli; interaksi media sosial; keterlibatan merek pelanggan; kesadaran merek; citra merek; PLS-SEMAbstract
Industri bakery terus bertumbuh, dan inovasi produk seperti crom boloni yang viral di media sosial menunjukkan bahwa minat beli konsumen tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga oleh persepsi dan keterlibatan konsumen terhadap merek. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social media interaction terhadap customer brand engagement, pengaruh customer brand engagement terhadap brand awareness dan brand image, serta pengaruh brand awareness dan brand image terhadap purchase intention pada produk Monsieur Spoon Crom Boloni. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 168 responden berusia minimal 17 tahun, berdomisili di Jabodetabek, dan telah mengikuti akun resmi TikTok atau Instagram Monsieur Spoon minimal dua bulan, kemudian dianalisis dengan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis didukung. Social media interaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer brand engagement (β = 0,854); customer brand engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness (β = 0,922) dan brand image (β = 0,904); serta brand awareness (β = 0,668) dan brand image (β = 0,270) berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention (R² = 0,849). Brand awareness merupakan penentu purchase intention yang paling kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya interaksi media sosial yang bermakna untuk membangun keterlibatan, kesadaran, dan citra merek bakery.













