Normalisasi Hubungan Arab Saudi-Iran 2023: Analisis Balance of Threat dan Strategi Hedging Arab Saudi
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.627Abstract
Pemulihan hubungan diplomatik Arab Saudi dan Iran yang diumumkan di Beijing pada 10 Maret 2023 mengakhiri keterputusan hubungan sejak 2016 dan sering dibaca sebagai tanda pergeseran tatanan Timur Tengah. Artikel ini menganalisis motif Arab Saudi dalam normalisasi tersebut dengan menggabungkan teori balance of threat Stephen Walt dan konsep hedging. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dengan data sekunder dari literatur akademik, dokumen resmi, dan laporan lembaga kajian strategis. Hasil analisis menunjukkan bahwa normalisasi tidak mencerminkan berakhirnya rivalitas, melainkan penurunan persepsi ancaman langsung terhadap Saudi yang dikombinasikan dengan upaya diversifikasi mitra strategis di tengah keraguan atas komitmen keamanan Amerika Serikat dan kebutuhan menjaga stabilitas bagi agenda Visi 2030. Artikel ini menyimpulkan bahwa normalisasi lebih tepat dipahami sebagai strategi hedging untuk mengelola risiko, bukan perubahan mendasar dari rivalitas ideologis dan geopolitik.













