Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

Authors

  • Siti Zuraidah Universitas Muhammadiyah Maumere
  • Mutia Malmar Universitas Muhammadiyah Maumere
  • Nadila Universitas Muhammadiyah Maumere

DOI:

https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v3i3.246

Keywords:

Kearifan Lokal, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Karakter, Nilai Pancasila

Abstract

Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan upaya strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter peserta didik secara kontekstual. Kearifan lokal mengandung nilai moral, sosial, dan budaya yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, musyawarah, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PKn serta peran pendidik dalam mengimplementasikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep kewarganegaraan, memperkuat identitas budaya, serta membentuk karakter warga negara yang beretika dan berkepribadian Indonesia. Selain itu, pembelajaran PKn berbasis kearifan lokal menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna, partisipatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi pendidikan karakter dan pelestarian budaya bangsa di tengah tantangan globalisasi.

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Siti Zuraidah, Mutia Malmar, & Nadila. (2026). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 3(3), 891–897. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v3i3.246