Psikologi Idiolek: Erosi Kepemilikan Linguistik dalam Praktik Menulis dengan AI
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i1.289Keywords:
Idiolek, Kepemilikan Psikologis, Identitas Naratif, Homogenisasi Bahasa, Kecerdasan Buatan GeneratifAbstract
Integrasi akal imitasi (AI) dalam praktik menulis melampaui isu integritas akademik dan menyentuh persoalan mendasar tentang standardisasi bahasa yang mengancam pembentukan identitas linguistik unik individu (idiolek). Melalui tinjauan literatur, artikel ini menganalisis bagaimana penyerahan tugas menulis kepada mesin mengikis ciri khas bahasa personal dan mengganggu proses pembentukan diri melalui bahasa. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi mekanisme psikologis yang menghubungkan penggunaan AI dalam menulis dengan homogenisasi dan erosi idiolek pada penulis dewasa, serta mengeksplorasi risiko kegagalan pembentukan idiolek pada individu yang terpapar AI sejak dini. Penelitian kualitatif dengan tinjauan literatur sistematis yang diperkaya analisis fenomenologis ini menggunakan data yang bersumber dari jurnal internasional (2013–2026) melalui Google Scholar, JSTOR, PsycINFO, dan ERIC. Kajian menunjukkan AI mendorong cognitive offloading substitutif yang menurunkan psychological ownership dan keterhubungan neural penulis terhadap teks. Dominasi pola LLM menyebabkan homogenisasi struktural yang menstandarisasi gaya bahasa. Meskipun AI meningkatkan skor kualitas tulisan secara signifikan, proses ini secara bersamaan mengikis idiolek yang ada pada dewasa, sedangkan pada remaja, hal ini mencegah munculnya idiolek dan menginterupsi pembentukan identitas naratif. Kesimpulan menunjukkan bahwa persoalan idiolek di era AI merupakan masalah psikologis yang menyentuh fondasi pembentukan diri. Penulis dan pendidik perlu mempertimbangkan secara kritis implikasi jangka panjang dari ketergantungan pada AI dalam menulis. Disarankan penerapan prinsip Responsible AI, yaitu menulis draf mandiri sebelum menggunakan AI, untuk menjaga autentisitas dan kedaulatan linguistik individu.













