Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Dukungan Sosial Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Gunung Leuser
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i1.312Keywords:
Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, Dukungan Sosial, Minat Berwirausaha, Universitas Gunung LeuserAbstract
Pembangunan ekonomi berkelanjutan sangat bergantung pada kuantitas wirausaha, namun minat mahasiswa di daerah untuk memulai usaha mandiri masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Pendidikan Kewirausahaan (X1), Efikasi Diri (X2), dan Dukungan Sosial (X3) terhadap Minat Berwirausaha (Y) mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Gunung Leuser. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner digital berbasis skala Likert kepada 90 responden mahasiswa aktif angkatan 2025/2026 yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa Pendidikan Kewirausahaan (t-hitung = 2,243); Sig = 0,028), Efikasi Diri (t-hitung = 6,673); Sig. = 0,000), dan Dukungan Sosial (t-hitung = 3,725); Sig. = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, di mana efikasi diri menjadi prediktor internal yang paling dominan. Secara simultan (uji F), model gabungan ini berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (F-hitung = 574,231); Sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R2) mencapai 95,2%, sementara 4,8% sisanya dijelaskan oleh variabel di luar model. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya sinergi antara kurikulum berbasis praktik nyata di kampus dengan dukungan psikososial lingkungan guna mengonversi potensi akademik mahasiswa menjadi aksi nyata di pasar.













