Implementasi Pelayanan Publik Tentang Informasi Kesehatan Masyarakat Kelas Bawah di Puskesmas Cipayung JakartaTimur

Penelitian

Authors

  • Theresia Tiurma Lisma Universitas Kristen Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.478

Keywords:

Pelayanan Publik, Informasi Kesehatan, Puskesmas Cipayung, Masyarakat Miskin, Jaksehat

Abstract

Abstrak Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan wajib memberikan informasi kesehatan yang jelas dan mudah diakses, terutama bagi masyarakat kelas bawah (ekonomi lemah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelayanan publik terkait informasi kesehatan, tantangan, dan faktor pendukung di Puskesmas Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen (Survei Kepuasan Masyarakat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan informasi kesehatan sudah didukung dengan teknologi, seperti aplikasi Jaksehat dan informasi fisik di papan pengumuman. Namun, terdapat tantangan dalam pemahaman teknologi oleh sebagian masyarakat kelas bawah dan kecepatan penyampaian informasi saat jam sibuk. Kualitas pelayanan terus ditingkatkan melalui akreditasi dan inovasi layanan promotif-preventif. Komunikasi kesehatan merupakan bidang studi yang memanfaatkan proses komunikasi untuk memengaruhi perilaku sehat individu, keluarga, dan masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan secara keseluruhan. Komunikasi kesehatan didefinisikan sebagai proses penyampaian stimulus melalui simbol bahasa atau gerak non-verbal untuk menghadapi isu kesehatan, termasuk pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan peningkatan kesadaran terhadap risiko serta solusi kesehatan. Tujuannya adalah mengubah pengetahuan menjadi sikap dan perilaku sehat melalui transfer informasi via media seperti advokasi, massa, hiburan, atau internet. Komunikasi kesehatan berperan dalam promosi kesehatan, pendidikan masyarakat, dan pemberdayaan komunitas, sering kali melibatkan unsur pesan, sumber, penerima, media, konteks, serta umpan balik. Di era digital, ia semakin relevan untuk menyebarkan informasi via media sosial, membangun hubungan antara tenaga medis dan pasien, serta menanggapi isu seperti COVID-19.

Downloads

Published

2026-07-27

How to Cite

Theresia Tiurma Lisma. (2026). Implementasi Pelayanan Publik Tentang Informasi Kesehatan Masyarakat Kelas Bawah di Puskesmas Cipayung JakartaTimur: Penelitian. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 4(2), 2718–2729. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.478