Pengaruh Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Return on Assets (RoA) pada Perusahaan Sub Sektor Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021-2025
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.504Keywords:
Net Profit Margin, Earning Per Share, Return On AssetsAbstract
Return On Assets (ROA) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba melalui pemanfaatan seluruh aset yang dimiliki. Pencapaian Return On Assets (ROA) dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Return On Assets (ROA) pada perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 8 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian dengan total 40 observasi selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA), dibuktikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,938 > 2,0262) dengan signifikansi (0,000 < 0,05). Earning Per Share (EPS) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA), dibuktikan dengan nilai thitung lebih kecil dari ttabel (1,609 < 2,0262) dengan signifikansi (0,116 > 0,05). Secara simultan, Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA), dibuktikan dengan nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (14,765 > 3,25) dengan signifikansi (0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,444 menunjukkan bahwa ROA dapat dijelaskan oleh NPM dan EPS sebesar 44,4%, sedangkan sisanya 55,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.













