Hubungan Kecemasan Sosial terhadap Kepercayaan Diri pada Mahasiswa Baru di Yogyakarta
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.545Keywords:
Kecemasan Sosial, Kepercayaan Diri, Mahasiswa BaruAbstract
Latar Belakang/Tujuan: Mahasiswa baru rentan mengalami kecemasan sosial saat beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan yang baru, yang diduga berdampak pada menurunnya kepercayaan diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan sosial dengan kepercayaan diri pada mahasiswa baru di Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 150 mahasiswa baru dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala psikologi model Likert untuk mengukur kecemasan sosial dan kepercayaan diri, yang keduanya dinyatakan reliabel (Cronbach's alpha berturut-turut 0,896 dan 0,948). Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson product moment. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecemasan sosial dengan kepercayaan diri (r = -0,524; p = 0,000 < 0,05), dengan sumbangan efektif kecemasan sosial terhadap kepercayaan diri sebesar 27,4%. Sebagian besar responden berada pada kategori kecemasan sosial tinggi (94%) dan kepercayaan diri rendah (76%). Kesimpulan: Semakin tinggi kecemasan sosial yang dialami mahasiswa baru, semakin rendah kepercayaan diri yang dimilikinya, sehingga diperlukan dukungan psikologis pada masa transisi memasuki dunia perkuliahan.













