Fenomena Munculnya Wisata Baru Pantai Ndao sebagai alternatif Tourism di Kabupaten Ende

Authors

  • Pasifikus Mala Meko Politeknik Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.594

Keywords:

Fenomena, wisata baru, Pantai Ndao dan Pariwisata alternatif

Abstract

Menurut Sugiono (2009) Pengembangan adalah memperluas pengetahuan yang telah ada, sedangkan menurut Pitana (2005) Pengembangan Pariwisata adalah kegiatan untuk memajukan suatu tempat atau daerah yang di anggap perlu ditata sedemikian rupa, baik dengan cara memelihara yang sudah berkembang atau menciptakan yang baru. Fenomena munculnya wisata baru ini di Pantai Ndao Kabupaten Ende ini mendorong banyaknya pengunjung yang datang menikmati susana di sore hingga malam hari. Selain itu para UMKM juga ikut menyediakan berbagai macam kuliner di sepanjang jalur tersebut. Munculnya wisata baru ini memerlukan perhatian pemerintah terkait pengembangan dan penataan. Padatnya pengunjung membuat kemacetan di sepanjang jalur tersebut karena pengunjung belum disediakan lahan parkir yang telah ditetapkan. Ramainya para pengunjung yang berolah raga, nongkrong serta menikmati view pantai serta kuliner yang tersedia membuat bahu jalan sepanjang pantai Ndao begitu ramai. Belum tersedianya instalasi listrik bagi para UMKM dan pengunjung membuat suasananya kurang terang dimalam hari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dalam penyelesaiannya menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang dikembangkan oleh Borgand Gall (dalam, Wynarti 2018). Faktor pendorong munculnya wisata wisata baru Pantai Ndao di Kabupaten Ende, antara lain karena; memiliki daya tarik wisata yang unik, perubahan trend wisata, kekuatan media sosial, akses serta lokasi yang strategis dan peran komunitas. Sedangkan tantangan pengelolaan adalah masalah penataan, masalah lingkungan, organisasi pengelola, dan fasilitas.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

Mala Meko, P. (2026). Fenomena Munculnya Wisata Baru Pantai Ndao sebagai alternatif Tourism di Kabupaten Ende. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 4(2), 3955–3959. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i2.594